TK Santa Maria     ::
SD Pius     ::
SD PIUS Purbalingga


Imlek di Kesejukan Pluralitas Purbalingga


Langit Purbalingga terlihat semakin cerah hari itu. Udara Purbalingga pun menjadi sejuk sesuatu yang tidak lazim sebagaimana hari-hari sebelum Sabtu, 20 Pebruari 2010. Harmoni alam ini mewarnai perayaan pluralis yang menjadi habitus komunitas pendidikan di unit karya SD Pius Purbalingga.

Dengan berpakaian merah menyala, para siswa dan bapak-ibu guru berbaur di halaman untuk perayaan sederhana ini. Digiring oleh dua MC cilik, Putri dan Briyan dari kelas IV, seluruh hadirin memulai kegiatan dengan berdoa mohon berkat Tuhan yang dipimpin oleh Ibu K. Sumarsinah.

Menurut koordinator pelaksana Laose Anggit (sapaan guru bahasa Mandarin), perayaan ini diadakan sebagai wujud toleransi terhadap bapak-ibu guru dan anak-anak yang merayakan tahun baru China yang biasa disebut IMLEK.

Hal senada ditegaskan lagi oleh Sr Maria Theofilla SND dalam sambutannya, dengan cerita Fang Shen yang dapat diartikan melepas kehidupan yang ditandai dengan melepas burung. Pelepasan burung ini dimaknai sebagai menebar kebaikan.

Memaknai keberagaman merupakan salah satu nilai pribadi yang bermartabat. Semoga dengan penanaman kebiasaan ini, kami dapat membentuk generasi yang bermartabat dan toleran pluralis.
Parayaan pluralis ini merupakan ajang demonstrasi siswa terpilih lomba kinerja IPA, 'membuat roket', menyanyi tunggal dan pidato serta geguritan. Kedua host cilik kemudian menutup kegiatan dengan makan bersama di kelas masing - masing.

GONG XI FA CHAI.


Purbalingga, Februari 2010
Sr. Maria Theofilla, SND

 
 

Website counter